"Bertaqwalah kepada Allah di mana saja engkau berada, dan diiringilah perbuatan dosamu dengan kebaikan, pasti kebaikan itu akan menghapus keburukan tadi. Dan bergaullah sesama manusia dengan akhlak yang baik."
(HR. Tirmidzi)
Sudah terlalu tua kita melakukan begitu kesalahan yang berujung dengan kesalahan-kesalahan selanjutnya. begitu sulit pula kita melepas seragam duniawi ini dengan banyak berdzikir. Kadang lentera hidup ini melingkari semangat juang yang telah tertanam sejak kecil untuk menjadi yang terbaik dari generasi terbaik. Akankah setiap perut kosong ini terisi dengan sedemikian kerisauan keburukan yang tertanam dari dulu ataukah terdiam tanpa harus mengubahnya menjadi halal untuk dipersembahkan kepada Allah SWT. Sebuah kerisauan yang dialami seseorang ketika dia berbuat salah, kadang akan menjadi sebuah senapan tajam untuk menggugurkan kebaikan yang telah berlalu. Tapi tak usahlah kalian "GALAU" hingga siap-siap melepaskan tanggung jawab di dunia dengan kesenangan yang hanya fana.
lelah memang ketika kita harus menghitung-hitung berapa banyak kesalahan yang terbuat oleh raga ini. Tapi Allah maha Pengampun, Rasul pun memberikan jalan yang termudah yaitu kita hanya disuruh ber-Taubatan Nasuha dan tidak mengulangi segala kesalahan-kesalahan yang lalu. Betapa Maha Pemurah yang telah memberikan begitu nikmat agar kita masih berani menatap kebenaran hakiki untuk menyelesaikan masalah.
lelah memang ketika kita harus menghitung-hitung berapa banyak kesalahan yang terbuat oleh raga ini. Tapi Allah maha Pengampun, Rasul pun memberikan jalan yang termudah yaitu kita hanya disuruh ber-Taubatan Nasuha dan tidak mengulangi segala kesalahan-kesalahan yang lalu. Betapa Maha Pemurah yang telah memberikan begitu nikmat agar kita masih berani menatap kebenaran hakiki untuk menyelesaikan masalah.
Hadist di atas itulah bukti bahwa Rasul kita Nabi Muhammad SAW begitu sayang pada umatnya. Setaiap langkah keburukan iringilah dengan kebaikan, ketika lupa istigfarlah. Mungkin inilah jalan terbaik yang akan terurai indah kelak di Jannah. Syurga telah dijanjikan untuk kaum yang bertaqwa, maka bertaqwalah dengan sungguh-sungguh. Taqwa menurut definisi yang telah saya pelajari artinya adalah takut kepada Allah. Dan itulah makna kecil yang akanterlintas di hati ini untuk memerangi kesalahan yang begitu banyak terukir.
Semua akan menjadi saksi, begitu juga tulisan ini akan menjadi sakti terbaik saya jika dapat berbagi untuk memberi tanpa harus meminta.
Mungkin akan saya lanjutkan ke pembahasan mendalam tentang Keburukan di lain waktu.
Semua akan menjadi saksi, begitu juga tulisan ini akan menjadi sakti terbaik saya jika dapat berbagi untuk memberi tanpa harus meminta.
Mungkin akan saya lanjutkan ke pembahasan mendalam tentang Keburukan di lain waktu.







0 Komentar:
Post a Comment