Lihatlah dari perspektif yang berbeda!

Biarkan Dia bermanfaat pada yang lain, tapi berilah dia kesempatan yang berbeda untuk membuktikan bahwa yang di bawah tak mesti di bawah. Tapi dia akan menjadi yang teratas sesuai siapa penggunanya.

Awal berpetualang!

Terus berpetualang hingga hingga arti kehidupan itu akan terkenang. Ini hidup yang akan menjadi sejarah baru.

Datanglah Keanekaragaman Cinta!

Masa - masa berbuah pun telah tiba, aksi penuh semangat kebersamaan, kehormatan, kebahagiaan dan kasih sayang menjadi dasar terbentuknya ikatan persahabatan.

Jiwa Leader telah bangkit!

Sembari berjalannya waktu, Kehidupan yang tak luput dari cengkraman mata. Berdiri di atas Bumi penuh harap akan memberikan mimpi - mimpi baru.

Teruslah Berkarya!

Sekecil apapun ilmu dan harta ini untuk berbagi. Mimpi - mimpi yang akan memberi warna baru di Bumi pertiwi.

Saturday, 29 May 2010

Renungan Hujan



Terlihat di atas awan hitam kelabu
Mengarungi lautan langit biru
Memberi warna sang surya yang tertutup

            Hitam terus membara
            Terbisiki oleh air yang berterbangan
            Terpanggillah sang petir yang mengglegar
            Menyurupkan kehidupan di dunia

Menunggu hilangnya sang air
Yang deras mengguyur
Tak henti menutupi sungai kecil
Yang teralir ke laut

            Bermimpi datangnya bencana
            Tak terharap di muka manusia
            Itulah cobaan bagi mereka yang bertaqwa

Longsor kan datang menyerang mereka
Banjir kan mengguyur mereka

            Itulah perbuatan manusia di dunia
            Yang merusak ciptaan-Nya
            Yang mengotori daratan-Nya
           

Friday, 28 May 2010

SI TIKUS HITAM

Tikusku yang berwibawa
Kau bergaya seolah jadi raja
Menyelinapi di istana
Tak takut akan bahaya

            Kau kaya
            Kau berwibawa
            Kau berdasi hitam di dada

Intelektualmu tak lagi berguna
Kau tlah ter-upgrade oleh pikiran dunia

            Si tikus hitam!
            Itu kata orang yang memilihmu
           
Inikah hidup si tikus hitam
Yang merusak kehidupan bangsa
Yang menghabiskan aset bangsa

            Dia tak berpikir
            Kelak jadi apa?
            Mati atau hidup teraniaya

Ku ingin si predator mencarinya
Memakannya!!!
menghabiskannnya!!!
Dan si tikus jadilah bangkai disana
           


Ku persembahkan ntuk
Para koruptor yang kan mati terlaknat 

Pemimpin yang tak Sadar

Wangi bumi mengharumi langit seisinya
Meneriakkan rasa malu akan pemimpin
Memecah lautan tanpa hirau
Menjauh tapak kaki di ujung gunung
Tak lihat badan di atas kemewahan

            Tutup hatinya menuju emas di dunia
            Si fulan pun berteriak “tolong”
            Kau lemah akan arif di tangan

Mulutmu bercanda bagai teriakan singa
Kau hanya bisa bertutur sambil tertawa tercekik-cekik
Kau itu presiden atau wali?
Apalagi ucap sang wakilmu
Murah mulutnya untuk konyolannya itu

            Tua mulutmu akan habis hidupmu
            Untuk apa kau berteriak malu seperti itu untuk hidupmu
            Kau kan mati seperti kami ini
            Tak usahlah kau harapkan mimpi emas itu

Bumi ini adalah mangkok kecilmu
Ingatlah anggota badanmu yang telah telantar
Dia ingin hidup seperti mu

            Tapi apa?
            Kau hanya bertutur lembut untuk menghiburnya
            Ha………..ha……..

Pemerintahanmu konyol!
Seperti kamu dan wakilmu




5 Januari 2009

Thursday, 27 May 2010

Preman atau Wakil Rakyat

Dasimu sesegar wajahmu
Menutupi semua hatimu
Yang slalu menggerogoti semua pemilihmu

            Kau preman atau wakil rakyat?
            Yang hebat, pemberani dan sombong berpolitiknya
            Ingatlah kau itu pintar!
            Jangan kau bohongi rakyat dengan uang

Pribadimu lembut
Tapi kau preman pasar
Yang kuat akan amarah
Itu tutur ku untuk mu

            Ingatlah aku, yang mengoceh untukmu
            Panggillah bodyguardmu untukku
            Usirlah aku dari hadapanmu
            Ku tak takut kan uang hukum mu
            Semua itu hanya untuk rakyat bumi pertiwiku
            Yang menderita karenamu

Sunday, 23 May 2010

Melihat Lebih Dekat Sang Pujangga




Sajak-sajak Cinta yang Hilang

Bersandar pada cinta di dalam hati
yang terlukis sebuah nikmat di dalamnya
Terbumbui oleh nafsu dan jiwa ini
yang slalu membebani
           
            Teriring dari sebuah cinta yang ku akui
            Patahlah hati yang slalu dibawa mati

Tak terucap untuk semuanya
Sedih perih kan ku bawa mati
Hanya setumpuk harapan yang tak kan kembali

            Hancur cinta ini
            Pedih nan sakit hati ini
            Terbebani oleh semua cinta yang hilang

Sepi menyanyi, pagi terisik oleh doa
Kau telah tantang Aku dengan tunduk mu

            Tak usah berbagi untuk kembali
            Kau bukan harapan ku lagi
            yang slalu kembali

Manis mu adalah racun hati ku
yang slalu menusuk jiwa ini

            Beribu hati tak kan ku lalui lagi
            ntuk mengarungi samudra cinta ini
            Kita ini ibarat para pengembara cinta
            karena cinta adalah perjuangan
            tapi, ku tak mengharap cinta itu kembali

Diamlah sepi disini
Jauh melalui jalanan sunyi

            Hidup hanyalah sekali
            Renungkanlah hari ini
            ntuk cinta yang hilang

Ku kaburkan mata yang menatap ini
Pada debu yang berduri
Agar ku tak dapat melihat lagi
Karena Cinta ini menusuk hati           

            Ntuk sebuah harapan dan kasih sayang
            Tak usahlah kau berduka

Itulah cinta yang terluka
yang mendiam di dalam hatinya

            Aku ingin cinta ini tak kan kembali





Karya : Kusuma Dwi Cahyo


Hidup, cinta berserta hatinya
Tiada kata yang pantas untuknya
Terima kasih untuk semuanya
Bila salah itu sudah biasa
Salam ntuk semua penderita cinta

Mimpi

Saat dunia ini terpejam
Ku lihat dirimu mengembara
Aku bingung ntuk mengunkapkan sebuah kata suci
Mungkin hanya sebuah hati yang terpendam
Tak pantas aku berkata
Tak pantas pula ku mengganggu

           Mungkin ini tak kan terulang di setiap pertemuan ku
Mata ku sudah tertutup ntuk melihatnya
Hati ku yang slalu terbuka untuk setiap insan

Mengapa aku slalu diremehkan
Dihina !!!!!
Digunjing !!!!!
Padahal aku sudah berjanji,………………

     Sekarang aku menjadi musuh setiap insan
     Tuhan yang tahu, akan kesedihan yang ada di batin ku ini

Mimpi hanya sebuah mimpi yang tak dapat ku lupakan
Ku ingat !!!!!!!!!!!!!!
Tanpa ada lelah yang menggerogoti…………..

     Walau aku menunggu kamu di setiap kesedihan
     Kamu tak muncul…………………….

Mimpi…………………
Mengapa hanya mimpi…………….
Aku ingin kau hadir di hidup ku

     Apakah aku ini tak pantas untuk setiap insan
     Aku sudah beranikan diri untuk mendekati
     Tapi, apa jawabnya?
     Hanya sebuah mimpi

Tuhan penguasa Alam ini
Aku hanya bisa bersujud kepada – Nya
Tuhan……………………………..
Teriakku di batin yang selalu sepi

     Mimpi………………….
     Ini adalah sebuah mimpi
     Mimpi tetaplah mimpi
     Hati tetaplah hati
     Cinta tetaplah cinta
     Di mana aku berada di situ tawa selalu menemani,
     Hanya tawa yang selalu menemani ku
     Aku harus bangkit dari mimpi ini

Ya Allah, engkau Tuhan segala Tuhan yang mampu mengubah hidup ku
Yang penuh dengan lika – liku……………….
Amin ya robbal a’almin….
Selasa, 20 November 2007

Tak Selamanya

Sendiri merenung apa yang ada
Berfikir sejenak memuji diri Mu
Tak ada harapan ntuk kembali
Karena tak selamanya ku sendiri
           
            Merenung tanpa sedih ini
            Berfikir tanpa materi

Hidup adalah sendiri
Menyendiri hidup tanpa sapa-sapa
Inikah hidupku
Sebatang kara yang tak punya apa-apa

            Berfikir sejenak lagi demi mimpi
            Ntuk merenung terkabulnya sebuah harapan ini
            Karena semua adalah kesalahanku
            Biarlah ini menjadi saksi
            Ntuk ku hidup kembali


Sunday, 16 May 2010

Terluka di Hati Bumi

Hitam putih tak lagi hina,
melihat ribuan tangan berdosa berkuasa..
Terik hitam di kepala yang lalai kan guna,,
memukau langit biru penuh sembari berkata
Akankah mereka bisa tertawa??

Ucaplah kata hati bisa yang hina,,
ingin kembali pada-Nya,
naluri tak lagi mengelak,,
syukur demi apa yang ada ini..

luka.....
hilanglah sembari tertawa lagi......