Lihatlah dari perspektif yang berbeda!

Biarkan Dia bermanfaat pada yang lain, tapi berilah dia kesempatan yang berbeda untuk membuktikan bahwa yang di bawah tak mesti di bawah. Tapi dia akan menjadi yang teratas sesuai siapa penggunanya.

Awal berpetualang!

Terus berpetualang hingga hingga arti kehidupan itu akan terkenang. Ini hidup yang akan menjadi sejarah baru.

Datanglah Keanekaragaman Cinta!

Masa - masa berbuah pun telah tiba, aksi penuh semangat kebersamaan, kehormatan, kebahagiaan dan kasih sayang menjadi dasar terbentuknya ikatan persahabatan.

Jiwa Leader telah bangkit!

Sembari berjalannya waktu, Kehidupan yang tak luput dari cengkraman mata. Berdiri di atas Bumi penuh harap akan memberikan mimpi - mimpi baru.

Teruslah Berkarya!

Sekecil apapun ilmu dan harta ini untuk berbagi. Mimpi - mimpi yang akan memberi warna baru di Bumi pertiwi.

Sunday, 30 December 2012

Berpaling Keadaan

Di lembah kita menyerah
Di bukit gersang kita berpaling kalah
Di hadapan mereka penuh gairah
Di ranjang kesabaran tak mau mengalah
Sibukkah setiap kesah hanya jadi panutan dan umbaran pasrah
Wates, 30 Desember 2012
Bolehkah kesah jadi panutan? Ini adalah zaman ketika anak muda telah berpasrah pada keadaan. Tanpa ada sebuah follow up yang telah dipelajari selama ini. Sebuah tindakan dimana mereka menyibukkan keluh kesah mereka di sebuah tempat yang dapat dilihat kepada orang di dunia. Inilah penyakit yang akan merasuki keadaan para pemuda, karena setiap kata yang di tulis akan menjadi do'a.
Negeri ini akan dipimpin oleh para generasi yang hanya mengandalkan keluh kesah saja? Dimana mereka mengumbar keadaan yang sedang dialami. Negeri ini akan menjadi tempat yang dijajah secara diam-diam dengan teknologi. Padahal jika dibandingkan dengan negera lain, negara kita adalah pengguna internet peringkat ketiga se-Asia (solopos.com). Peringkat terbaik, yang ingin diidam-idamkan para teknolog, tapi manusianya tak beradab hanya menggunakan teknologi sebagai konsumsi publik bukan memberi inspirasi publik.
Rasulullah sendiri juga pernah galau (risau) ketika mendapatkan wahyunya, beliau menggigil tajam tapi beliau tak umbara semua keadaan ini pada khalayak umum. Tapi beliau meminta saran ke pada Sang Isteri tercinta (Khatidjah). Risau saja dialami seorang nabi dambaan umatnya dulu dan sekarang. Tapi umat sekarang malah berpasrah pada keadaan, sungguh miris ketika para pengecut penerus bangsa hanya bersikap seperti itu.

Saturday, 29 December 2012

Ajarkan pada Mereka

Hai Muhammad !
Hiduplah sesukamu, tapi Engkau pasti mati.
Berbuatlah sehendakmu, tapi Engkau kan dimintai pertanggungjawaban.
Cintailah siapapun yang kau dambakan, tapi Kau pasti akan berpisah darinya.

#Jibril
Tak Sanggup bumi ini menjadi sebuah keterkaan, tapi inilah hidup yang harus dijalani. Kadang kita merasa sedih ketika sang kekasih hilang nan pergi meninggalkan kita karena hal yang tak jelas. Tapi inilah hidup yang penuh tanggungawab, ada yang harus diperbuat untuk menyeleraskan ruang keharmonisan. Kalau semua manusia ini paham akan ilmu, mungkin mereka tak salah memilih jalan, tapi darai sudut pandang yang berbeda mereka malah memilih jalur kiri yang enaka dan bersenang-senang saja.

Hidup itu seperti pohon, ketika tumbuh akar - akarnya harus kuat tertanam pada tanah. Seperti kita ini, jika kita kuat pada hati yang tertanam pada Allah semata, mungkin roboh itu bisa disetiap kita dihujani kemaksiatan-kemaksiatan bahkan pada hujan kemurtadanpun bisa didapati pada orang-orang yang tak berakal. Mereka perlu diajari dan dipahamkan tentang konsep ke-Esa-an Allah. karena mereka membutuhkan kita sebagai pendamping kejalan yang lurus.

Sunday, 23 December 2012

Jangan Putus Asa

" Ada jalan ketika kesusahan itu datang, bersabarlah karena Allah SWT bersama kita " 
(Kusuma DC, 23 Desember 2012)

Selangkah setiap saya ingin maju, di situ bertubi - tubi masalah selalu menantang. Alangkah indah ketika dewasa ini, hidup dengan keindahan, kebersamaan, Rezeqi yang sempurna, dan bersama Istri serta anak yang sholeh - sholehah itu adalah dambaan saya kelak. Sepertinya sudah cukup untuk membawa pesan kematian dan akhir sebagai pemimpin kebenaran. Tapi inilah hidup, di awal - awal umur 21 tahun ini begitu banyak masalah. Mungkin ini perlu muhasabah kehidupan yang patut disyukuri. Allah SWT itu kaya, jadi saya hanya berharap dibukakan pintu rezeqi agar bisa berbagi dengan lainnya.

Memang harus "melek" dengan kehidupan nyata ini. Jangan berputus asa karena berputus asa sifat orang kafir. Mimpi - mimpi akan jadi nyata ketika ketika berani berusaha dan berdo'a. Sebenarnya saya ingin meninggalkan hidup yang biasa - biasa dengan perubahan besar. Karena itu saya beranikan menulis di blog ini. Mungkin saya akan tinggal kehidupan anak muda yang begitu glamour.

Sebuah usaha akan menjadikan semua kenyataan, sebuah do'a akan menjadikah lebih barakah. Sebuah kesempatan tak akan datang pada 2 kalinya. terus berusaha, Allah bersama kita.

Friday, 21 December 2012

Sedikit tapi Berpengaruh

Ada hal yang terlupakan ketika kita hidup di dunia ini, kita tak pernah mengamati proses kehidupan. kita hanya berjalan sesuai alur dari Tuhan. Jarang kita mau berusaha mengubah keadaan. Setiap detik ini berpengaruh pada jalan hidup kita besok. jadi apa yang harus kita lakukan adalah merubah paradigma kita dulu menjadi paradigma baru yaitu masih ada kehidupan yang lain setelah kehidupan dunia ini usai.

Lambat laun kita akan mengalami usai tua dan mungkin kematian yang tak dapat kita ramalkan kapan kita akan terbenam di tanah. Langkah kita akan berakhir di singgasana yang belum dapat kita bayangkan, hanya kita dapat mempelajari kehidupan esok setelah kematian. Banyak para peneliti di negeri ini maupun luar negeri yang meneliti keadaan dunia, tapi kita hanya bisa berikhtiar ketika secara mendadak dunia ini terlempar dan terombam-ambing oleh kekuasaan Tuhan.

Sekilas tulisan pengisi waktu luang. Daripada update status Facebook/Twitter yang kurang bermanfaat.