Lihatlah dari perspektif yang berbeda!

Biarkan Dia bermanfaat pada yang lain, tapi berilah dia kesempatan yang berbeda untuk membuktikan bahwa yang di bawah tak mesti di bawah. Tapi dia akan menjadi yang teratas sesuai siapa penggunanya.

Awal berpetualang!

Terus berpetualang hingga hingga arti kehidupan itu akan terkenang. Ini hidup yang akan menjadi sejarah baru.

Datanglah Keanekaragaman Cinta!

Masa - masa berbuah pun telah tiba, aksi penuh semangat kebersamaan, kehormatan, kebahagiaan dan kasih sayang menjadi dasar terbentuknya ikatan persahabatan.

Jiwa Leader telah bangkit!

Sembari berjalannya waktu, Kehidupan yang tak luput dari cengkraman mata. Berdiri di atas Bumi penuh harap akan memberikan mimpi - mimpi baru.

Teruslah Berkarya!

Sekecil apapun ilmu dan harta ini untuk berbagi. Mimpi - mimpi yang akan memberi warna baru di Bumi pertiwi.

Thursday, 30 December 2010

Tutup Tahun Tutup Hati

Tahun ini yang terakhir, ku tulis untukmu sang pemuja...
dan tahun ini ku luangkan waktu untuk mencoba yang berbeda..
ku tak lagi merasa galau di singgasana....

tahun ini yang terakhir, ku tatap mukamu sang pemuja...
dan tahun ini ku coba relakan hati untuk baik sangka
ku tak lagi merasa kalah di luang sempit dunia...

Samapailah ku merayu tawa hingga ku bisa menumukan jati diri untukmu sang pemuja.....

Saturday, 27 November 2010

Kala Hati Berduka

Tangis merdu di ujung Sanubari,
Sakit penuh dengan kucuran air mata,
Hingga Esok tetap terjaga..
Hinakah kami hingga teraniaya?
Pantaskah kami untuk menemani kucuran iar mata ini?

Harap ku telah berganti sakit di hati....
menemani pijakan suci sang kata hati.....

Sunday, 21 November 2010

Teriak Kami

Serdadu berlari...
mencari apa yang ada di sini...
Serdadu berlari....
menghirup nafas yang kian habis di kota mungil ini

Di sini kami berteriak....
seraya melawan rasa takut akan mati..

Di sini kami berteriak....
ingin nafas yang telah pergi kan kembali...

Di sinilah Kami berteriak ...
mencari - cari semua hal yang tak berarti...
menutup mata hingga kini....

Thursday, 11 November 2010

Bawah Langit

Ribuan lambaian tangan menari di bawah langit
menghujam mulut para pendusta ...
di bawah langit ...
di bawah langit ...
kami berteriak entah siapa kan menjawab...
karena kami hanya makhluk tertindas ...
di bawah langit
di bawah langit
kami berdo'a, bersujud pada sang pencipta
tapi tetaplah hanyalah hamba yang penuh dosa...
di bawah langit
di bawah langit
kami merindukan syurga......

Friday, 5 November 2010

 Di Bawah Musibah

Mentari merah telah berlalu di seberang sana
tinggal tangis tawa sejajar dengan ratapan murka

Nyawa berserakan dengan duka
menangisi tanpa lelah di sana...

Sebuah kisah antara Oktober-November
di seberang kota Jogja......
menebarkan abu kemana angin membawanya...
ke bilik-bilik Pulau Jawa.....

Lambaian nan sunyi di bawah musibah ini
Membangunkan semua hati nurani yang tertawa......

Yang Terguncangkan

hidup antara panjang usia, kematian manusia....
di sisi gunung berapi dan lautan
berseru air mata berjatuhan,
di samping langit - langit kegemparan...
menimbulkan deru tangis penerang kehidupan

Monday, 18 October 2010

Serpihan Hujan

Di situ, ku menunduk malu akan hujan
yang sangat berartinya hujan untuk sang makhluk Tuhan....

Friday, 15 October 2010

Jari - jari yang Tak Tertahan

Menapak garis marka di sudut kota
Segerombolan anak ingusan datang menerjang
ku tahu apa yang kan mereka lakukan...
tapi apa yang ada tak seindah yang di rasa
ketika hijau pun menyala,
ku tinggalkan mereka di sudut kota..

langkah sayup mereka,,
mengingatkan ku dengan sang wakil kita...
Hura, tawa di sana berbeda dengan nasibnya

karena merekalah yang tersingkirkan..
dan realita yang ada adalah penyebabnya..

hingga jari mereka tak tahan lagi,
untuk merasakan apa yang ada di sudut kota..
rasa malu pun telah terabaikan...
hanya untuk menginginkan sekeping logam penuh arti....


..

Monday, 11 October 2010

Dream Of Cinta

Dream.....
mimpi dari sebuah mimpi..
dan apa kata mimpi?
itu tak perlu dipertanyakan..

I like too..
sound shadow ward love...
came full flavor...
because the dream is not love

Datang dan pergi cinta yang berseri
di bawah injakan misteri...

Thursday, 7 October 2010

Melirik Hati Bumi

Berjalan diantrian muda-mudi..
yang menghadap atas dan bawah langit..
seakan bergoyang, hati berbayang
peluk asa kian menghilang..
melihat lara di hati bumi....

Putus nafas tersandung biaya..
Seakan mereka tak lagi ada..

Rasa dendang di denyut perut...
merintih ingin rasanya terisi...
ini memanglah ke-fana an duniawi...
dan bukanlah syurga yang didapati..

ikhlas mati di tanah pertiwi..
untuk mengharap kasihan sang pemimpin!!

Saturday, 2 October 2010

Malam Kelabu

Diantara hembusan angin malam,
ku duduk ditutupi rasa malu
tanpa seucap bibir ku terungkap
dimanakah dambaan hitamnya malam itu kan menemani?

semerbak wangi bunga telah hilang
bersama hembusan angin malam...
tak ada  muka ceria yang menghibur hati ini..

malam kelabu..
malam penuh kesendirian..
malam yang tak kan usai di umur ku..
malam yang kan ku habisi di ruang putih ini....


Sunday, 26 September 2010

Batin Suci

Hati ini kian mendekat
Rasa ini kian berjabat
Sebilah kata maaf terkuak olah batin membara
Sabarkan jiwa...
Beri waktu ntuk batin mengungkap semua khilaf

Bersilat lidah
menabur rahmat...
rasa khilaf ingin ku hadirkan di nafas ku ini

Rambu - rambu maaf telah terpasang....
hingga lahir dan batin sejajar dengan hati

Berebut maaf di bulan maaf
berebut keceriaan di bulan maaf
berebut kegembiraan di bulan maaf
Silaturahmi kan ku berjabat.....



Wednesday, 18 August 2010

Karangan Indah untuk mu

Ku tulis sebuah kata hati
di selembar ingatan rasa
Ku simpan erat pula dalam hati
tak sanggup ku buang kebalik tanya

Ini tentang rasa..
yang hanya untuk kita berdua..
tapi semua adalah mimpi disana..
karena kau terlalu bahagia...

hanya kata hati untuk mu cinta
tertulis di sanubari yang dalam
hingga tak dapat ku lepaskan

karangan - karangan indah kan ku pertahankan
hingga kau kembali untuk ku sayang.....

Karangan Indah untuk mu

Ku tulis sebuah kata hati
di selembar ingatan rasa
Ku simpan erat pula dalam hati
tak sanggup ku buang kebalik tanya

Ini tentang rasa..
yang hanya untuk kita berdua..
tapi semua adalah mimpi disana..
karena kau terlalu bahagia...

hanya kata hati untuk mu cinta
tertulis di sanubari yang dalam
hingga tak dapat ku lepaskan

karangan - karangan indah kan ku pertahankan
hingga kau kembali untuk ku sayang.....

Thursday, 5 August 2010

Kabar Duka dari Selatan

Menghembuskan nafas akhir di sisi Syahadatain...
berlumuran do'a-do'a di samping hadapan
menunggu sang waktu menunjukkan keterangan kematian..
hingga malaikat pun mengambil nyawa dari ubun-ubun

Wednesday, 28 July 2010

Langkah Putih

Dibalik hitamnya bumi ini..
ku pijakkan kaki sang khalifah.
mengarungi samudra khilaf dunia..
ku tutup mata penuh dosa dengan putihnya hati...

Dibalik hitamnya bumi ini...
ku hadapi dengan langkah pasti...
menuju jalan lurus yang kan ku cari...

Dibalik hitamnya bumi ini..
terlihat kaki-kaki putih berbaris rapi....
membangun harapan mimpi...

Ku sadari penuh dosa di hati..
Ku sadari penuh harap yang ku nanti..
dan ku sadari semoga jalan ini adalah
kebenaran yang di hakiki....

Sunday, 11 July 2010

Hampa


ku katakan dgn indah,dgn terluka hatiku hampa..

sepertinya luka menghampirinya,

kau beri rasa yg berbeda.

mungkin ku salah,mengartikannya yg ku rasa cinta.......

tetapi hatiku.selalu meninggikanmu,

terlalu meninggikanmu.selalu meninggikanmu...

kau hancurkan hatiku,hancurkan lagi.

kau hancurkan hatiku tuk melihatmu,,

kau terangi jiwaku,kau redupkan lagi.

kau hancurkan hatiku tuk melihatmu. . .


Arasemen lagu Peter Pan 
Radit Ridwan Badjingan





Friday, 2 July 2010

Terluka di Hati Bumi

Lukisan alam terlihat begitu indah,,
bercampur dengan gemuruh nafas bumi...
berseteru dengan zig zag langkah para syuhada
dan bersambung dengan aroma tak sedap...

hingga terdengar teriak asa di mata dunia,,,
kabar duka terus berjatuhan tak hingga...
bukanlah mimpi yang ada...
tapi ini adalah reality..


hingga kini teriak asa itu terdengar lagi,,,
hingga puas sang zionis di sana...

jejak langkah tak lagi ada,,
telah terkubur bersama lautan syuhada....

do'a dan do'a bercampur usaha...
bermimpi kan terbebas di sana..
tapi tujuan tlah di nanti..
menjadi syuhada yang khusnul khotimah...

untukmu Para Syuhada..... 

Sunday, 27 June 2010

Menunggu Datangnya Dia

Tiap kali kaki melangkah penuh arah mata angin.. sembari berkata,, kau kan datang dari ufuk barat... tiap kali ku tatap cahaya merah... penuh rasa kecewa,, akan hilang amarah... kau tak hadir dalam naungan peluk ku hingga kini ku tetap menunggu... sambil tertawa ria......
Posted by Picasa

Thursday, 17 June 2010

Persahabatan Terindah

Peluk asa mengharap dia kembali
Meniti langkah yang telah terpejam
Memandang kelopak bumi kian renta
Ku ingin mengakhiri cerita ini...


    Ini kisah tiada henti..
    Penuh harap tanpa cinta di sana


Seorang gadis kian menawan....
diantara beribu bunga
Penuh arah ntuk bersatu bersamanya...
tapi......


   tapi dan tapi...
   aturan telah memisahkan...


Detak jantung bertambah gempar..
bila jilatan orang tua telah berkata....


   memang cinta bukanlah derita
   tapi cinta adalah persahabatan tiada henti
   kian lama timbul rasa ..
   penuh harap ntuk memilikinya.......


MUACH........MUACH
UNTUK SI DIA

Wednesday, 9 June 2010

Termangu

Dalam malam ku termangu
Memandang hati di dalam tubuhku
Melirik ke arah sujudku

            Disitu ketemukan diriku
            Yang slalu mengikutiku
            Ku mau hatiku juga meniru

Jantungku berdetak
Menerjang pembuluh darah
           
            Dalam termangu ku bersujud pada-Mu
            Ku ingin mengingat Mu sepanjang hariku

Tertetes sebuah air di mata
Ku tak tahu apa artinya

            Andai ku bertobat dari dulu
            Ku tak kan tersiksa seperti itu

Ku berpikir ntuk apa aku hidup
Hanya menyusahkan hatiku
Aku bagaikan air tuba yang slalu membalas

            Dari hati bermunculan derita
            Teringat masa mudaku
            Yang berkotoran dengan dosa
            Yang slalu bermaksiat dengan nyawa
            Yang tak berguna ntuk agama

Semua sudah berlalu disana
Hanya derita yang terbawa
Sekeping semangat hanyalah sisa
Ntuk menutup jiwa yang tak berguna

            Ku persembahkan ntuk
Orang yang bertobat
Disetiap harinya

Saturday, 29 May 2010

Renungan Hujan



Terlihat di atas awan hitam kelabu
Mengarungi lautan langit biru
Memberi warna sang surya yang tertutup

            Hitam terus membara
            Terbisiki oleh air yang berterbangan
            Terpanggillah sang petir yang mengglegar
            Menyurupkan kehidupan di dunia

Menunggu hilangnya sang air
Yang deras mengguyur
Tak henti menutupi sungai kecil
Yang teralir ke laut

            Bermimpi datangnya bencana
            Tak terharap di muka manusia
            Itulah cobaan bagi mereka yang bertaqwa

Longsor kan datang menyerang mereka
Banjir kan mengguyur mereka

            Itulah perbuatan manusia di dunia
            Yang merusak ciptaan-Nya
            Yang mengotori daratan-Nya
           

Friday, 28 May 2010

SI TIKUS HITAM

Tikusku yang berwibawa
Kau bergaya seolah jadi raja
Menyelinapi di istana
Tak takut akan bahaya

            Kau kaya
            Kau berwibawa
            Kau berdasi hitam di dada

Intelektualmu tak lagi berguna
Kau tlah ter-upgrade oleh pikiran dunia

            Si tikus hitam!
            Itu kata orang yang memilihmu
           
Inikah hidup si tikus hitam
Yang merusak kehidupan bangsa
Yang menghabiskan aset bangsa

            Dia tak berpikir
            Kelak jadi apa?
            Mati atau hidup teraniaya

Ku ingin si predator mencarinya
Memakannya!!!
menghabiskannnya!!!
Dan si tikus jadilah bangkai disana
           


Ku persembahkan ntuk
Para koruptor yang kan mati terlaknat 

Pemimpin yang tak Sadar

Wangi bumi mengharumi langit seisinya
Meneriakkan rasa malu akan pemimpin
Memecah lautan tanpa hirau
Menjauh tapak kaki di ujung gunung
Tak lihat badan di atas kemewahan

            Tutup hatinya menuju emas di dunia
            Si fulan pun berteriak “tolong”
            Kau lemah akan arif di tangan

Mulutmu bercanda bagai teriakan singa
Kau hanya bisa bertutur sambil tertawa tercekik-cekik
Kau itu presiden atau wali?
Apalagi ucap sang wakilmu
Murah mulutnya untuk konyolannya itu

            Tua mulutmu akan habis hidupmu
            Untuk apa kau berteriak malu seperti itu untuk hidupmu
            Kau kan mati seperti kami ini
            Tak usahlah kau harapkan mimpi emas itu

Bumi ini adalah mangkok kecilmu
Ingatlah anggota badanmu yang telah telantar
Dia ingin hidup seperti mu

            Tapi apa?
            Kau hanya bertutur lembut untuk menghiburnya
            Ha………..ha……..

Pemerintahanmu konyol!
Seperti kamu dan wakilmu




5 Januari 2009

Thursday, 27 May 2010

Preman atau Wakil Rakyat

Dasimu sesegar wajahmu
Menutupi semua hatimu
Yang slalu menggerogoti semua pemilihmu

            Kau preman atau wakil rakyat?
            Yang hebat, pemberani dan sombong berpolitiknya
            Ingatlah kau itu pintar!
            Jangan kau bohongi rakyat dengan uang

Pribadimu lembut
Tapi kau preman pasar
Yang kuat akan amarah
Itu tutur ku untuk mu

            Ingatlah aku, yang mengoceh untukmu
            Panggillah bodyguardmu untukku
            Usirlah aku dari hadapanmu
            Ku tak takut kan uang hukum mu
            Semua itu hanya untuk rakyat bumi pertiwiku
            Yang menderita karenamu

Sunday, 23 May 2010

Melihat Lebih Dekat Sang Pujangga




Sajak-sajak Cinta yang Hilang

Bersandar pada cinta di dalam hati
yang terlukis sebuah nikmat di dalamnya
Terbumbui oleh nafsu dan jiwa ini
yang slalu membebani
           
            Teriring dari sebuah cinta yang ku akui
            Patahlah hati yang slalu dibawa mati

Tak terucap untuk semuanya
Sedih perih kan ku bawa mati
Hanya setumpuk harapan yang tak kan kembali

            Hancur cinta ini
            Pedih nan sakit hati ini
            Terbebani oleh semua cinta yang hilang

Sepi menyanyi, pagi terisik oleh doa
Kau telah tantang Aku dengan tunduk mu

            Tak usah berbagi untuk kembali
            Kau bukan harapan ku lagi
            yang slalu kembali

Manis mu adalah racun hati ku
yang slalu menusuk jiwa ini

            Beribu hati tak kan ku lalui lagi
            ntuk mengarungi samudra cinta ini
            Kita ini ibarat para pengembara cinta
            karena cinta adalah perjuangan
            tapi, ku tak mengharap cinta itu kembali

Diamlah sepi disini
Jauh melalui jalanan sunyi

            Hidup hanyalah sekali
            Renungkanlah hari ini
            ntuk cinta yang hilang

Ku kaburkan mata yang menatap ini
Pada debu yang berduri
Agar ku tak dapat melihat lagi
Karena Cinta ini menusuk hati           

            Ntuk sebuah harapan dan kasih sayang
            Tak usahlah kau berduka

Itulah cinta yang terluka
yang mendiam di dalam hatinya

            Aku ingin cinta ini tak kan kembali





Karya : Kusuma Dwi Cahyo


Hidup, cinta berserta hatinya
Tiada kata yang pantas untuknya
Terima kasih untuk semuanya
Bila salah itu sudah biasa
Salam ntuk semua penderita cinta

Mimpi

Saat dunia ini terpejam
Ku lihat dirimu mengembara
Aku bingung ntuk mengunkapkan sebuah kata suci
Mungkin hanya sebuah hati yang terpendam
Tak pantas aku berkata
Tak pantas pula ku mengganggu

           Mungkin ini tak kan terulang di setiap pertemuan ku
Mata ku sudah tertutup ntuk melihatnya
Hati ku yang slalu terbuka untuk setiap insan

Mengapa aku slalu diremehkan
Dihina !!!!!
Digunjing !!!!!
Padahal aku sudah berjanji,………………

     Sekarang aku menjadi musuh setiap insan
     Tuhan yang tahu, akan kesedihan yang ada di batin ku ini

Mimpi hanya sebuah mimpi yang tak dapat ku lupakan
Ku ingat !!!!!!!!!!!!!!
Tanpa ada lelah yang menggerogoti…………..

     Walau aku menunggu kamu di setiap kesedihan
     Kamu tak muncul…………………….

Mimpi…………………
Mengapa hanya mimpi…………….
Aku ingin kau hadir di hidup ku

     Apakah aku ini tak pantas untuk setiap insan
     Aku sudah beranikan diri untuk mendekati
     Tapi, apa jawabnya?
     Hanya sebuah mimpi

Tuhan penguasa Alam ini
Aku hanya bisa bersujud kepada – Nya
Tuhan……………………………..
Teriakku di batin yang selalu sepi

     Mimpi………………….
     Ini adalah sebuah mimpi
     Mimpi tetaplah mimpi
     Hati tetaplah hati
     Cinta tetaplah cinta
     Di mana aku berada di situ tawa selalu menemani,
     Hanya tawa yang selalu menemani ku
     Aku harus bangkit dari mimpi ini

Ya Allah, engkau Tuhan segala Tuhan yang mampu mengubah hidup ku
Yang penuh dengan lika – liku……………….
Amin ya robbal a’almin….
Selasa, 20 November 2007

Tak Selamanya

Sendiri merenung apa yang ada
Berfikir sejenak memuji diri Mu
Tak ada harapan ntuk kembali
Karena tak selamanya ku sendiri
           
            Merenung tanpa sedih ini
            Berfikir tanpa materi

Hidup adalah sendiri
Menyendiri hidup tanpa sapa-sapa
Inikah hidupku
Sebatang kara yang tak punya apa-apa

            Berfikir sejenak lagi demi mimpi
            Ntuk merenung terkabulnya sebuah harapan ini
            Karena semua adalah kesalahanku
            Biarlah ini menjadi saksi
            Ntuk ku hidup kembali


Sunday, 16 May 2010

Terluka di Hati Bumi

Hitam putih tak lagi hina,
melihat ribuan tangan berdosa berkuasa..
Terik hitam di kepala yang lalai kan guna,,
memukau langit biru penuh sembari berkata
Akankah mereka bisa tertawa??

Ucaplah kata hati bisa yang hina,,
ingin kembali pada-Nya,
naluri tak lagi mengelak,,
syukur demi apa yang ada ini..

luka.....
hilanglah sembari tertawa lagi......