Berjalan diantrian muda-mudi..
yang menghadap atas dan bawah langit..
seakan bergoyang, hati berbayang
peluk asa kian menghilang..
melihat lara di hati bumi....
Putus nafas tersandung biaya..
Seakan mereka tak lagi ada..
Rasa dendang di denyut perut...
merintih ingin rasanya terisi...
ini memanglah ke-fana an duniawi...
dan bukanlah syurga yang didapati..
ikhlas mati di tanah pertiwi..
untuk mengharap kasihan sang pemimpin!!
Thursday, 7 October 2010
Melirik Hati Bumi
Thursday, October 07, 2010
No comments
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






0 Komentar:
Post a Comment