Hai Muhammad !
Hiduplah sesukamu, tapi Engkau pasti mati.
Berbuatlah sehendakmu, tapi Engkau kan dimintai pertanggungjawaban.
Cintailah siapapun yang kau dambakan, tapi Kau pasti akan berpisah darinya.
#Jibril
Tak Sanggup bumi ini menjadi sebuah keterkaan, tapi inilah hidup yang harus dijalani. Kadang kita merasa sedih ketika sang kekasih hilang nan pergi meninggalkan kita karena hal yang tak jelas. Tapi inilah hidup yang penuh tanggungawab, ada yang harus diperbuat untuk menyeleraskan ruang keharmonisan. Kalau semua manusia ini paham akan ilmu, mungkin mereka tak salah memilih jalan, tapi darai sudut pandang yang berbeda mereka malah memilih jalur kiri yang enaka dan bersenang-senang saja.
Hidup itu seperti pohon, ketika tumbuh akar - akarnya harus kuat tertanam pada tanah. Seperti kita ini, jika kita kuat pada hati yang tertanam pada Allah semata, mungkin roboh itu bisa disetiap kita dihujani kemaksiatan-kemaksiatan bahkan pada hujan kemurtadanpun bisa didapati pada orang-orang yang tak berakal. Mereka perlu diajari dan dipahamkan tentang konsep ke-Esa-an Allah. karena mereka membutuhkan kita sebagai pendamping kejalan yang lurus.
0 Komentar:
Post a Comment