Friday, 28 May 2010

Pemimpin yang tak Sadar

Wangi bumi mengharumi langit seisinya
Meneriakkan rasa malu akan pemimpin
Memecah lautan tanpa hirau
Menjauh tapak kaki di ujung gunung
Tak lihat badan di atas kemewahan

            Tutup hatinya menuju emas di dunia
            Si fulan pun berteriak “tolong”
            Kau lemah akan arif di tangan

Mulutmu bercanda bagai teriakan singa
Kau hanya bisa bertutur sambil tertawa tercekik-cekik
Kau itu presiden atau wali?
Apalagi ucap sang wakilmu
Murah mulutnya untuk konyolannya itu

            Tua mulutmu akan habis hidupmu
            Untuk apa kau berteriak malu seperti itu untuk hidupmu
            Kau kan mati seperti kami ini
            Tak usahlah kau harapkan mimpi emas itu

Bumi ini adalah mangkok kecilmu
Ingatlah anggota badanmu yang telah telantar
Dia ingin hidup seperti mu

            Tapi apa?
            Kau hanya bertutur lembut untuk menghiburnya
            Ha………..ha……..

Pemerintahanmu konyol!
Seperti kamu dan wakilmu




5 Januari 2009

0 Komentar:

Post a Comment