Lihatlah dari perspektif yang berbeda!
Biarkan Dia bermanfaat pada yang lain, tapi berilah dia kesempatan yang berbeda untuk membuktikan bahwa yang di bawah tak mesti di bawah. Tapi dia akan menjadi yang teratas sesuai siapa penggunanya.
Awal berpetualang!
Terus berpetualang hingga hingga arti kehidupan itu akan terkenang. Ini hidup yang akan menjadi sejarah baru.
Datanglah Keanekaragaman Cinta!
Masa - masa berbuah pun telah tiba, aksi penuh semangat kebersamaan, kehormatan, kebahagiaan dan kasih sayang menjadi dasar terbentuknya ikatan persahabatan.
Jiwa Leader telah bangkit!
Sembari berjalannya waktu, Kehidupan yang tak luput dari cengkraman mata. Berdiri di atas Bumi penuh harap akan memberikan mimpi - mimpi baru.
Teruslah Berkarya!
Sekecil apapun ilmu dan harta ini untuk berbagi. Mimpi - mimpi yang akan memberi warna baru di Bumi pertiwi.
Monday, 22 September 2014
Di Balik Senja mulai Gelap Gulita
Hitam di sana serasa hampa
Kalau semua sudah tak ada
Biar raga sehebat baja
Tak mungkin menolak rasa
Sembari tertawa di waktu senja
yang hampir gelap gulita
Anak-anak berlari memburu sarung
dan pecinya,
Menuju langgar yang mengarah
terbenamnya matahari di barat sana
Tak tahu itu kah senja di balik gelap gulita
Risau tak berada
Sejenak ku berkata
“Ku ingin ada bukan sampingan belaka”
Ku terhibur oleh suara-suara kakek tua di cerobong suara
Suaranya merdu indah seumpama musik klasik di negeri
seberang sana
Hingga ku bertanya-tanya
Penting manakah Tuhan berada?
Di balik senja biarlah menjadi asa
Sujud sebentar hilanglah duka
Tapi asa kembali terisi di dada
Jawabnya dari sebelah saat sudah bertanya
Tapi memang sebelah ku lebihlah rupawan, pandai dan
bijaksana
Ku berlari pulang menengok cahaya
matahari
Ternyata sudah redup tak lagi
berapi-api
Tinggal awan hitam bertebaran di
sampingnya,
Mungkin sudah terisi senyum bulan
yang lebih menawan
Putih bundar dan sempurna
Menepis Asa, 22 September
2014
Wednesday, 10 September 2014
Sakitnya itu lho!
Sukses dihari kemarin bukan berarti esok kita kembali sukses, begitu pula kesehatan. Tak selamanya kita akan sehat, kadang kita malah mengkufuri nikmat sehat, malah seolah-olah kita berpura-pura sakit agar mendapat perhatian. Sakit menurut saya adalah nikmat yang harus disyukuri, mungkin ini salah satu perantara penghapus dosa-dosa kita jika kita bisa berlaku ikhlas. Allah adil dalam memberikan nikmat, Dia memberi sakit agar kita bisa mengerti berapa pentingnya nikmat sehat.
9 September 2014, rasanya hidung mulai melihatkan tampangnya. Keluarnya ingus pekat yang sangat kental membuat nafas terseok-seok, Tapi tak lama kemudian hawa panas menyelimuti seluruh badan tanpa ampun, dari bawah kaki hingga atas tak bisa merasakan hawa dingin. Itu pun masih ditambah rasa perut terlilit, ingin rasanya semua isi dalam perut keluar. Sungguh saat itu harus menahan maha dasyatnya demam tinggi di suhu dingin. Tapi sekilas semua berhenti seketika ada seseorang yang memberi saran. Mungkin dia bukanlah seorang pakar tapi hanya ahli di bidang kesehatan. inisial "A". Terimakasih banyak atas segalanya yang telah diberi dengan keikhlasan.
Cukup memuaskan saran dari dia :
Ranitidine 2 x 1 --> Lambung
Quantidex 3 x 1 --> Pilek
Paracetamol 3 x 1 --> Panas
Amoxilin
Mungkin resep ini dapat berguna bagi para Sahabat DC yang menderita penyakit seperti yang saya alami.
"A" bukanlah seorang yang biasa menurut saya tapi dia memanglah cerdas dalam segala bidang. Otaknya sangat brilian memberikan solusi yang cepat dan tepat. Terimakasih banyak buat si "A".
kembali lagi ke topik pembahasan,
Sakit adalah nikmat yang patut disyukuri. Selagi sehat mari kita tetap menjaga kebersihan agar terjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan kita.
Semoga segala kebaikan yang kita perbuat, tercatat sebagai pahala, Dan segala kesalahan yang kita perbuat diampuni dan dihapus dosanya oleh Allah, Aamiin.
Semoga segala kebaikan yang kita perbuat, tercatat sebagai pahala, Dan segala kesalahan yang kita perbuat diampuni dan dihapus dosanya oleh Allah, Aamiin.
Thursday, 26 June 2014
Nikmat Tuhan manakah yang engkau Dustakan?
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
"Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?" (QS. Ar-Rahman [55] )
Tuesday, 26 February 2013
Keburukan yang lalu
Tuesday, February 26, 2013
ABATA, Arti hidup, Download, Hadist, Harapan, Kata Hati, Lifestyle, Masjid
No comments
"Bertaqwalah kepada Allah di mana saja engkau berada, dan diiringilah perbuatan dosamu dengan kebaikan, pasti kebaikan itu akan menghapus keburukan tadi. Dan bergaullah sesama manusia dengan akhlak yang baik."
(HR. Tirmidzi)
Sudah terlalu tua kita melakukan begitu kesalahan yang berujung dengan kesalahan-kesalahan selanjutnya. begitu sulit pula kita melepas seragam duniawi ini dengan banyak berdzikir. Kadang lentera hidup ini melingkari semangat juang yang telah tertanam sejak kecil untuk menjadi yang terbaik dari generasi terbaik. Akankah setiap perut kosong ini terisi dengan sedemikian kerisauan keburukan yang tertanam dari dulu ataukah terdiam tanpa harus mengubahnya menjadi halal untuk dipersembahkan kepada Allah SWT. Sebuah kerisauan yang dialami seseorang ketika dia berbuat salah, kadang akan menjadi sebuah senapan tajam untuk menggugurkan kebaikan yang telah berlalu. Tapi tak usahlah kalian "GALAU" hingga siap-siap melepaskan tanggung jawab di dunia dengan kesenangan yang hanya fana.
lelah memang ketika kita harus menghitung-hitung berapa banyak kesalahan yang terbuat oleh raga ini. Tapi Allah maha Pengampun, Rasul pun memberikan jalan yang termudah yaitu kita hanya disuruh ber-Taubatan Nasuha dan tidak mengulangi segala kesalahan-kesalahan yang lalu. Betapa Maha Pemurah yang telah memberikan begitu nikmat agar kita masih berani menatap kebenaran hakiki untuk menyelesaikan masalah.
lelah memang ketika kita harus menghitung-hitung berapa banyak kesalahan yang terbuat oleh raga ini. Tapi Allah maha Pengampun, Rasul pun memberikan jalan yang termudah yaitu kita hanya disuruh ber-Taubatan Nasuha dan tidak mengulangi segala kesalahan-kesalahan yang lalu. Betapa Maha Pemurah yang telah memberikan begitu nikmat agar kita masih berani menatap kebenaran hakiki untuk menyelesaikan masalah.
Hadist di atas itulah bukti bahwa Rasul kita Nabi Muhammad SAW begitu sayang pada umatnya. Setaiap langkah keburukan iringilah dengan kebaikan, ketika lupa istigfarlah. Mungkin inilah jalan terbaik yang akan terurai indah kelak di Jannah. Syurga telah dijanjikan untuk kaum yang bertaqwa, maka bertaqwalah dengan sungguh-sungguh. Taqwa menurut definisi yang telah saya pelajari artinya adalah takut kepada Allah. Dan itulah makna kecil yang akanterlintas di hati ini untuk memerangi kesalahan yang begitu banyak terukir.
Semua akan menjadi saksi, begitu juga tulisan ini akan menjadi sakti terbaik saya jika dapat berbagi untuk memberi tanpa harus meminta.
Mungkin akan saya lanjutkan ke pembahasan mendalam tentang Keburukan di lain waktu.
Semua akan menjadi saksi, begitu juga tulisan ini akan menjadi sakti terbaik saya jika dapat berbagi untuk memberi tanpa harus meminta.
Mungkin akan saya lanjutkan ke pembahasan mendalam tentang Keburukan di lain waktu.
Wednesday, 13 February 2013
Jangan Marah!
عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ أَنَّ رَجُلًا قَالَ لِلنَّبِيِّ : أَوْصِنِيْ ،
قَالَ : (( لَا تَغْضَبْ )). فَرَدَّدَ مِرَارًا ؛ قَالَ : (( لَا تَغْضَبْ
)). رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu bahwa ada seorang laki-laki berkata kepada Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam : “Berilah aku wasiat”. Beliau menjawab, “Engkau jangan marah!” Orang itu mengulangi permintaannya berulang-ulang, kemudian Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: “Engkau jangan marah!” [HR al-Bukhâri]
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu bahwa ada seorang laki-laki berkata kepada Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam : “Berilah aku wasiat”. Beliau menjawab, “Engkau jangan marah!” Orang itu mengulangi permintaannya berulang-ulang, kemudian Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: “Engkau jangan marah!” [HR al-Bukhâri]
Setiap waktu adalah momentum yang luar biasa, ketika kita harus melewati momentum itu dengan kemarahan mungkin kita akan jatuh dalam lubang kehinaan. Marah adalah hal hina ketika seseorang tidak dapat menahan kontrol diri. Marah ialah bergejolaknya darah dalam
hati untuk menolak gangguan yang dikhawatirkan terjadi atau karena
ingin balas dendam kepada orang yang menimpakan gangguan yang terjadi
padanya, Sumber Pusakaimamsyafii.com. Marah juga dapat diartikan gejolak dalam jiwa yang mangajak atau mengarahkan perbuatan yang keras dan menimbulkan dendam. Di tilik dari adab seorang muslim pun tidak sewajarnya melakukan marah di tempat umum hanya untuk mengeluarkan kata-kata kotor.
Berikan sesuap kenikmatan untuk menahan amarah tersebut. Jadilah Muslim sejati yang bisa memberikan suri tauladan kebaikan dan kebenaran. Orang yang menahan amarah akan mendapat 2 kebaikan yaitu di dunia dan di akhirat. Di dunia akan dimuliakan sedangkan diakhirat akan mendapat berlipat-lipat kebaikan. Untuk menahan amarah ada beberapa hal cara yang dapat dilakukan sebagai berikut :
- Merubah posisi, apabila marah dalam keadaan berdiri hendaklah duduk, dan apabila marah dalam keadaan duduk hendaklah berbaring.
- Berlindung kepada Allah dari godaan setan dengan membaca:
أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk. - Berwudhu
- Latihlah dan tempalah jiwa dengan kebaikan
- Tinggalkan pembicaraan yang menimbulakan kemarahan
- Berdzikir atau mengingat Allah
Ingatlah bahwa kemarahan adalah yang hina, jika dijalankan akan menimbulkan kehinaan dalam dirinya. Beberapa hal agar marah tak mendatangi kita, sebagai berikut:
- Menahan marah adalah akhlak seorang muslim.
- Kerinduan terhadap Syurga.
- Kesabaran kunci kemenangan dan keridhoan
- Kemarahan adalah kekalahan atau kehinaan
Saya selipkan sebuah inspirasi iman agar menambah keimanan kita, Allah itu murka terhadap orang yang marah.
Yang sedikit ini adalah pengingat bukan Nasehat tapi berilah saya waktu untuk berbagi, karena berbagi tidak saja dengan uang tetapi ilmu yang seolah tak berharga tetapi jika selalu terus menerus akan membuahkan kelak di Akhirat.
Subscribe to:
Comments (Atom)













