Wednesday, 6 April 2011

Derita Pemeluk kebenaran

Di sisi antara kata – kata kebenaran
Meratapinya kemana arah angin berlabuh
Ucapan mulut yang telah terjawab esok

Hingga lelah kata ini menjawab semua kebenaran
yang tak dihargai oleh semua makhluk – Nya

terhina dalam mesteri kebenaran
yang telah ku sadari dalam hati ini

ku hidup merana memikirkan dunia kebenaran
yang telah terkoyak oleh keangkuhan nafsu kebohongan

inilah hidup yang dipersalahkan
hingga semua kan terhakimi di akhirit esok




Menanti Kebanaran Hakiki
20 februari 2011

0 Komentar:

Post a Comment